Jumat, 07 Februari 2020

Review Jurnal UNS

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA PADA MATERI PHYTAGORAS 

[M0119072] [RISMA NUR FAIDA] Penulis Mahasiswa Program Studi Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam


Pendahuluan
Pendidikan merupakan sistem dan tata cara meningkatkan kualitas hidup seseorang pada semua aspek kehidupannya di dunia. Pendidikan memiliki nilai yang sangat strategis dan penting dalam pembentukan suatu karakter. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Peningkatan kualitas pembelajaran merupakan salah satu dasar peningkatan pendidikan secara keseluruhan pada setiap jenjang pendidikan untuk semua mata pelajaran. Salah satunya adalah mata pelajaran matematika, matematika merupakan salah satu bidang studi yang memegang peranan penting di dunia pendidikan. UNS memiliki program studi matematika murni dan Pendidikan matematika.
Pada kurikulum 2013 diharapkan siswa mampu menyelesaikan masalah sehari-hari berkaitan dengan matematika. Dari hal ini muncul anggapan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika sangat penting dengan menjelaskan sebagai berikut,
1.   Kemampuan menyelesaikan masalah merupakan tujuan umum pengajaran matematika.
2. Penyelesaian masalah yang meliputi metode, prosedur dan strategi merupakan proses inti dan utama dalam kurikulum matematika.
3.   Penyelesaian masalah merupakan kemampuan dasar dalam belajar matematika.
Namun kenyataannya kemampuan pemecahan masalah matematika dalam belajar tampaknya cenderung masih rendah. Kebanyakan siswa lebih memilih pasif dan seolah-olah pasrah menunggu jawaban dari guru selama proses pembelajaran. Pemecahan masalah matematika lebih mengutamakan proses dan strategi yang dilakukan dalam penyelesaian masalah daripada hanya sekedar hasilnya.

Tujuan
1  .  Mengetahui keterlaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran Guided Inquiry hingga mencapai pada kategori sangat baik.
2    .     Mengetahui bahwa dengan rumus matematika bisa menyelesaikan suatu masalah.
3    .     Mengetahui hasil observasi dari penelitian materi aljabar dan materi fungsi.

Pembahasan
            Menurut jurnal https://jurnal.uns.ac.id/JMMS/article/view/20678/16296  membahas tentang penelitian untuk mengetahui tahapan dalam memahami materi phytagoras. Sebelum melakukan tindakan, peneliti melakukan dua kali kegiatan observasi yaitu observasi awal pada materi Aljabar dan observasi lanjutan (prasiklus) pada materi fungsi. Dari kedua kegiatan observasi tersebut dapat diketahui bahwa kondisi awal kelas sebelum dilakukan tindakan adalah guru menggunakan model pembelajaran langsung berupa ceramah, sehingga pembelajaran terkesan monoton dan membosankan. Keterlibatan siswa cenderung kurang dan menjadi siswa pasif. Siswa cenderung kesulitan untuk mengerjakan soal yang jenisnya berbeda dari contoh yang sudah diberikan guru dan belum terbiasa untuk menjabarkan ide-ide mereka. Selanjutnya yang dilakukan setelah observasi adalah pelaksanaan tes awal (prasiklus) untuk mengetahui tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika. Materi yang digunakan untuk tes prasiklus adalah bab fungsi. Dari dua siklus yang dilakukan oleh peneliti diperoleh penerapan model pembelajaran Guided Inquiry pada materi Phytagoras dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa:
1  .     Penerapan model pembelajaran Guided Inquiry dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa untuk masing-masing indikator pada materi Phytagoras.
2  .     Pelaksanaan model pembelajaran Guided Inquiry yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa adalah model pembelajaran yang sesuai dengan langkah-langkah sebagai berikut.
a)     Orientasi, guru mengingatkan materi prasyarat secara singkat,
b)    Merumuskan masalah untuk diidentifikasi siswa,
c)     Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajukan hipotesisnya,
d)    Guru membagi LKS kepada setiap siswa sebagai sarana mengumpulkan data,
e)   Guru memantau dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk menguji hipotesis dengan berdiskusi menjawab pertanyaan di LKS,
f) Guru meminta perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi dan mengkonfirmasi menghindari perbedaan konsep.
Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankan:
1)   Model pembelajaran Guided Inquiry dapat diterapkan oleh guru dalam proses pembelajaran sebagai salah satu alternatif model yang melibatkan partisipasi aktif siswa sehingga mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa,
2)    Penelitian ini masih terbatas pada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Oleh karena itu diharapkan kepada rekan peneliti selanjutnya untuk dapat menggunakan model pembelajaran Guided Inquiry pada tingkat dan materi yang berbeda dengan sudut pandang peninjauan yang sama atau sudut pandang peninjauan yang lain.
Jadi kesimpulannya yaitu dengan konsep rumus matematika seperti phytagoras bisa menyelesaikan suatu permasalahan dengan berbagai tahap yang dapat dilakukan terutama untuk kalangan pelajar agar dapat mengetahui penerapan dari ilmu matematika itu sendiri sehingga tidak hanya belajar teori namun juga tahu implementasinya. Dengan cara Guided Inquiry siswa dapat lebih mudah memahami matematika sehingga siswa dapat aktif di kelas.



Selasa, 23 Februari 2016

Tutorial Fungsi Statistika Microsoft Excel

FUNGSI STATISTIKA DALAM MICROSOFT EXCEL

Microsoft Excel merupakan program aplikasi spreadsheet (lembar kerja elektronik). Fungsi dari  Microsoft Excel adalah untuk melakukan operasi perhitungan serta dapat mempresentasikan data ke dalam bentuk tabel.
Fungsi adalah rumus dalam Ms-excel yang sudah terdefinisikan untuk suatu perhitungan secara otomatis. Penulisan fungsi dalam Ms-Excel diawali dengan tanda sama dengan (=), terkecuali jika fungsi tersebut bersifat tersarang (nested). Penggunaan fungsi akan jauh memperingkas penulisan daripada menggunakan rumus dengan maksud yang sama.
a.Fungsi-fungsi Statistik
Excel 2002 menyediakan cukup banyak fungsi statistik. Namun di sini akan dibahas fungsi statistik yang sering digunakan dalam memanipulasi lembar kerja Ms-excel. fungsi-fungsi tersebut meliputi.
  • =AVARAGE (range)    :      mencari nilai rata-rata dalam range
  • =COUNT (range)          :      mencari jumlah angka dalam range
  •  =MAX (range)               :      mencari data tertinggi dalam range
  •    =MEDIAN (range)        :      mencari median data dalam range
  •   =MIN (range)                :      mencari data terendah dalam range
  •    =STDEV (range)           :      mencari standar deviasi dalam range sample data
  •   =STDEVP (range)        :      mencari standar deviasi dalam range populasi keseluruhan  
  •    =SUM (range)                :      menjumlahkan data dalam range
  •    =VAR (range)                :      mencari nilai variance dalam range
  •    =PRODUCT (range)    :      melakukan perkalian sekumpulan data dalam range
  •    =ROUND                       :      membulatkan bilangan ke digit tertentu
  •    =SQRT                           :      menghasilkan suatu nilai akar kwadrat
  •    =POWER                       :      menghasilkan suatu bilangan yang dipangkatkan
  •    =SUMSQ                        :      mempangkatduakan angka dalam argument dan memberikan jumlah dari pemangkatan


Langkah-langkah mencari formula dalam Ms-Excel :
a.       Pada toolbar pada Ms-excel klik Formulas
b.      Pilih Autosum (klik)
Untuk menampilkan lebih banyak formula klik more function


  1. Operator Matematika




Catatan :
Setiap penulisan rumus selalu diawali dengan tanda sama dengan (=), dan setelah siap memasukkan rumus harus menekan Enter

Contoh :
= 500 + 350 (lalu tekan enter)
= 256 * 128 (lalu tekan enter)
= 8^3 (lalu tekan Enter)

2.Fungsi Sum(.......)
Fungsi Sum digunakan untuk melakukan penjumlahan sekumpulan data pada suatu range. Bentuk penulisannya : = SUM(number1, number2, ……) 
Contoh :   = SUM(4,8,9) à Tekan Enter
3.Fungsi Product(…….)
Fungsi Product digunakan untuk melakukan perkalian sekumpulan data pada suatu range. Bentuk penulisannya : =PRODUCT(number1, number2,….)
Contoh :  =PRODUCT(4,8,9) àTekan Enter

4. Fungsi Max(.......)
Fungsi Max digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Bentuk penulisannya adalah : =MAX(number1,number2,……)
Contoh : =MAX(4,8,9) à Tekan Enter

     5.  Fungsi Min(.......)
Fungsi Min digunakan untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data (range). Bentuk penulisannya adalah : =MIN(number1, number2,……)
Contoh : =MIN(4,8,9) à Tekan Enter 


   6. Fungsi Count(……)
Fungsi Count digunakan untuk menghitung jumlah data dari suatu range yang dipilih. Bentuk penulisannya adalah : =COUNT(value1, value2,…..)
Contoh : =COUNT(2,2,2,2,2,2,2) à Tekan Enter 



      7.  Fungsi Round(.......)
Fungsi Round digunakan untuk membulatkan bilangan ke digit tertentu. Bentuk penulisannya adalah :  =ROUND(number,num_digits)
Contoh  :  =ROUND(123.4567,1)  -> Tekan Enter



       8.Fungsi Sqrt(…….)
Fungsi Sqrt digunakan untuk menghasilkan suatu nilai akar kwadrat dari suatu bilangan. Bentuk penulisannya adalah : =SQRT(number) 
Contoh  : =SQRT(9)  -> Tekan Enter 
9. Fungsi Power(……)
Fungsi Power digunakan untuk menghasilkan suatu bilangan yang dipangkatkan. Bentuk penulisannya adalah : = Power(number,power)
Contoh  :  =POWER(6,2)   ->  Tekan Enter
10.Fungsi Sumsq(…….)
Fungsi Sumsq digunakan untuk mempangkatduakan angka dalam argument dan memberikan jumlah dari pemangkatan.
Bentuk penulisannya adalah : =SUMSQ(number1,number2,…)
 
          11. Fungsi Average(……)
Fungsi Average digunakan untuk menghitung nilai-nilai rata-rata. Bentuk penulisannya adalah : =AVERAGE(number1, number2,…) 
Contoh : =AVERAGE(10,5) à Tekan Enter
a.    Fungsi Logika
Fungsi logika atau bersyarat memungkinkan kita menguji persyaratan dalam sel. Fungsi  bersyarat ini adalah suatu kondisi atau =IF yang hasilnya bergantung pada benar atau salahnya pengujian. Fungsi Logika memerlukan operator perbandingan yaitu :
=   (sama dengan)
<  (lebih kecil dari)
>  (lebih besar dari)
<=  (lebih kecil sama dengan)
>=  (lebih besar sama dengan)
<>  (tidak sama dengan)

  •  IF (logical_test,value_if_true,value_if_false)
Untuk memilih di antara dua nilai berdasarkan dua kondisi yaitu kondisi benar atau kondisi salah

  •  Fungsi If Tunggal
Contoh 1 : =IF(A1>75,”baik”,”kurang”) artinya jika nilai sel A1 lebih besar dari 75, maka dinyatakan “baik”, sebaliknya jika nilai sel A1 kurang dari 75 maka dinyatakan “kurang”.
  • Fungsi n Majemuk
Contoh :
IF(C4=”A”,”ISTIMEWA”,IF(C4=”B”,”BAIK”,IF(C4=”C”,”CUKUP”,”KURANG”)))
Artinya  jika  pada  sel C4  nilainya A  maka  hasilnya  “ISTIMEWA”,  jika  pada sel C4 nilainya B  maka  hasilnya  “BAIK”,  jika  pada  sel C4  nilainya  C  maka hasilnya “CUKUP”, atau selain kondisi diatas maka akan menghasilkan nilai “KURANG”.


a.    Membuat Grafik
Grafik (Chart) biasanya sering digunakan untuk mengetahui suatu kenaikan atau penurunan dari angka-angka yang terjadi pada suatu data, apakah data tersebut semakin lama semakin meningkat atau semakin menurun.
1.    Grafik Column/Batang
Adapun contoh grafik column yang akan kita pelajari adalah seperti yang tertera dibawah ini. Sebelum membuat suatu grafik, terlebih dahulu harus membuat sebuah tabel. Adapun langkah-langkah dalam membuat grafik column adalah :
a.    Terlebih dahulu blok isi data didalam tabel yang ingin dibuat grafik


b.    Klick tab Insert pilih bentuk grafik yang diinginkan
c.    Pada tab design, klick pada icon bentuk layout grafik yang diinginkan

d.    Tentukan judul presentasi dengan mengklik bentuk layout yang diharapkan

Grafik histogram dapat digunakan untuk membuat banyak macam item/karakter benda serta dalam jangka waktu yang lama atau dengan kata lain jangka waktu yang panjang.
Sedangkan grafik pie hanya bisa digunakan untuk satu jenis item/karakter benda dalam beberapa jangka waktu yang panjang. Atau sebaliknya, yaitu dalam beberapa macam item/karakter benda dalam satu jangka waktu. Hal ini juga terdapat pada beberapa jenis grafik yang lain. Adapun langkah dalam membuat grafik pie/pizza lingkaran tidak berbeda dengan langkah membuat grafik histogram, namun berbeda pada pemilihan grafiknya pada tab design.
  
  
Sumber :
http://dickawijaya01.blogspot.co.id/p/blog-page_6208.html


Senin, 22 Februari 2016

Tutorial Membuat Tabel Microsoft Word

Membuat Tabel pada Microsoft Word 2007 Cara pertama.

Cara pertama inilah cara yang paling mudah dan sederhana, namun jumlah baris dan kolom tabel di batasi hanya sampai 10 kolom dan 8 baris. Jadi cara ini tidak berlaku jika ingin membuat baris dan kolom yang banyak.
Caranya klik menu Insert, kemudian klik tombol Table, nanti akan muncul kotak-kotak di bawahnya. Silahkan tentukan banyak kotak yang kamu inginkan, dengan cara menggeser ke  kotak tersebut, setelah digeser tinggal klik saja. Tabel pun akan tampil pada lembar kerja.
menyisipkan tabel

Membuat Tabel pada Microsoft Word 2007 Cara kedua

Cara kedua ini berlaku jika ingin membuat tabel juga jumlah baris dan kolom yang banyak. Caranya hampri sama dengan langkah pertama, namun kotak-kotak tabelnya tidak perlu diklik, diganti dengan klik tombol Insert Table..
menyisipkan tabel cara kedua
Nanti akan muncul jendela insert table seperti gambar di bawah ini.  Number of columns untuk menentukan jumlah kolom, sedangkan number of row untuk menentukan jumlah baris.
menentukan jumlah baris dan kolom

Cara mengecilkan dan membesarkan lebar kolom tabel

Untuk mengecilkan dan membesarkan lebar kolom pada table sangat mudah, yaitu dengan mengarahkan mouse pinter pada garis vertikal yang akan digeser, saat mouse pinter berubah menjadi tadi panah kanan kiri (<-||-> ) klik dan tahan mouse, kemudian geser ke arah kanan atau ke kiri sesuai dengan yang dibutuhkan
melebarkan dan mengecilkan kolom

Itulah sedikit penjelasan sederhana mengenai cara membuat tabel pada microsoft word 2007 dan cara mengeditnya, semoga mudah dipahami dan bermanfaat.
sumber : http://belajar-komputer-mu.com/cara-membuat-tabel-pada-microsoft-word-2007/